3 Cara Membuat Minyak Atsiri Sederhana dengan Penyulingan

Hallo teman-teman....

Selamat datang dan terima kasih telah mengunjungi website ini, semoga dengan adanya artikel pada situs website ini dapat menbantu teman-teman semua, dan yang pastinya bermanfaat.

Teman-teman pasti sudah tidak asing lagi dengan Minyak Atsiri atau yang lebih sering dikenal dengan Essential Oil. Yup, betul sekali. Minyak ini dihasilkan dengan cara ekstrak berbagai jenis tanaman. Nah, jenis nya juga sangat beragam, ada sekitar 140 jenis Minyak Atsiri yang diperdagangkan di pasar Internasional, dan ada 40 jenis yang diproduksi oleh Indonesia sendiri dan hanya ada 12 jenis yang memenuhi standar ekspor. Silahkan bisa kunjungi lebih lengkapnya di 7 Jenis-Jenis Minyak Atsiri yang Populer dan Manfaatnya, Jenis-Jenis Minyak Atsiri.

Lalu, bagaimana cara pembuatannya? Apakah bisa dilakukan dirumah? Lalu bahan dan alatnya itu apa saja? Jadi cara pembuatan minyak atsiri itu umumnya menggunakan metode atau proses Destilasi Uap atau Penyulingan. Nah untuk pembuatannya bisa dilakukan dimana saja, bisa dirumah bahkan tetapi juga harus ada bahan yang lengkap dan juga alat yang akan membantu proses pembuatannya, salah satunya ada alat destilasi minyak atsiri.

Nah untuk membahas lebih lanjutnya mengenai bagaimana cara membuat minyak atsiri dengan sederhana, berikut ini penjelasannya :

3 Cara Membuat Minyak Atsiri Sederhana :

Minyak Atsiri itu paling umum menggunakan metode destilasi uap atau penyulingan. Nah Penyulingan atau Destilasi ini membunyai 3 metode yang berbeda, ada :


Cara Membuat Minyak Atsiri Sederhana

  • Penyulingan dengan Sistem Rebus 
  • Metode ini biasa disebut dengan water distillation. Bahan yang akan disuling dengan sistem ini akan dihubungkan langsung dengan air yang mendidih. Kelebihan dari sistem ini yaitu alat yang digunakan sederhana dan waktu yang dibutuhkan untuk menghasilkan minyak juga tidak lama. Dan untuk kekurangannya, destilasi dengan sistem air ini tidak cocok digunakan untuk bahan baku yang tidak tahan uap panas dan kualitas hasil penyulingan tidak sebaik destilasi uap-air.

  • Penyulingan dengan Air dan Uap 
  • Bahan yang digunakan menggunakan sistem ini tidak berkontak langsung dengan air, tetapi diberi sekat antara air dan simplisia yang biasa disebut angsang. Air yang mendidih dan uap air akan membawa sebuah partikel dari minyak atsiri untuk dialirkan menuju ke kondensor, dan kemudian dilanjutkan ke alat pemisah secara otomatis air dan minyak, dan nanti pastinya akan terpisah karena ada perbedaan dari berat dan jenis yang dimana minyak itu lebih kecil dibandingkan dengan berat jenis air, sehingga minyak berasa di atas dan untuk air berada di bawah, itulah prinsip dari sistem ini. Untuk nama lain dari sistem ini yaitu Water and Steam Distillation.

  • Penyulingan dengan Uap Langsung   
  • Penyulingan ini digunakan pada senyawa-senyawa yang memiliki titik didih mencapai 200 derajat celcius atau bahkan lebih. Uap air yang dihasilkan dari steam generator akan mengalir ke simpilisa dan akan membawa minyak atsiri bersama dengan uap air tersebut, inilah prinsip dari sistem penyulingan menggunakan uap langsung. Destilasi uap ini yang paling umum digunakan untuk membuat Minyak Atsiri, dikarenakan termasuk yang paling baik karena dapat menghasilkan Minyak dengan kualitas yang tinggi, karena tidak bercampur dengan air.
    Nah untuk contoh lebih detailnya bagaimana cara pembuatannya, kali ini dicontohkan membuat Minyak Atsiri yang menggunakan bahan lemon, dan sereh.

     Alat dan Bahan :

    • Buah Lemon yang segar, jika tidak ada bisa menggunakan lemon peel powder (bahan lemon kering)
    • Parutan
    • Pisau
    • Wadah atau botol kaca yang gelap, dan tertutup rapat
    • Wadah atau mangkuk 
    • Saringan

    Langkah-Langkah :
    1. Kemudian cuci buah lemon hingga bersih, kemudian keringkan

    2. Lalu kupas bagian kulitnya, jangan sampai terkena bagian putihnya, karena itu akan membuat minyak menjadi pahit.

    3. Setelah itu parut kulit didalam wadah, kemudian tuangkan minyak pembawa, seperti zaitun atau jojoba, sampai benar-benar terendam.

    4. Diamkan sampai sekitar 1-2 minggu, diletakkan dekat jendela yang terkena panas sinar matahari, kocoklah setiap hari.

    5. Jika sudah didiamkan, saringlah jangan sampai residu terbawa.

    6. Setelah disaring, tuangkan ke boto; atau wadah yang gelap dan tertutup rapat. Dan minyak sudah bisa digunakan setiap hari, untuk penyimpanan bisa simpan di kulkas.

    7. Tunggulah beberapa saat, kemudian minyak atsiri akan terlihat di tabung pemisah


    Alat dan Bahan :

    • Sereh 
    • Ketel Suling
    • Air
    • Isolasi

    Langkah-Langkah :

    1. Masukkan air secukupnya kedalam alat suling.

    2. Kemudian masukkan serai ke dalam ketel suling, kemudian isolasi pinggirannya untuk mencegah panas mengalir ke luar.

    3. Tunggulah beberapa saat, kemudian minyak atsiri akan terlihat di tabung pemisah.

    Potensi Minyak Atsiri :


    Potensi Minyak Atsiri

    Saat ini, pola perilaku konsumen banyak mengarah pada kesukaan terhadap produk yang berbau alami. Alasan utamanya dikarenakan aman bagi kesehatan dan tidak merusak lingkungan pastinya. Kondisi ini perlu dimanfaatkan secara maksimal untuk memperkenalkan dan merebut pasar untuk produk Minyak Atsiri, baik melalui kejadian resmi, seperti pameran, maupun yang tidak resmi.  Dari hasil beberapa pameran, terlihat banyak konsumen menyukai produk minyak atsiri baik yang digunakan untuk aroma terapi maupun pengharum ruangan. Dari sisi lapangan kerja, dengan adanya industri pengolahan minyak atsiri akan banyak menyerap tenaga kerja. 

    Itulah Cara Membuat Minyak Atsiri Sederhana, menggunakan Penyulingan atau Destilasi. Dan Penyulingan ini memiliki 3 metode atau sistem, yang paling sering digunakan yaitu Distilasi Uap. Untuk informasi lainnya, silahkan bisa kunjungi Cara Membuat Minyak Atsiri Sederhana lainnya

    Comments